Waspadai 5 penyakit berbahaya yang menyerang organ kelamin wanita

Bagi kaum wanita, penampilan itu nomer satu. Meski bukan hanya kaum wanita saja yang berfikir demikian, namun pada faktanya wanita memang pihak yang paling antusias jika bicara soal penampilan. Apalagi soal penampilan wajah dan tubuh, kedua komponen ini menjadi daya tarik yang paling penting, keduanya saling berhubungan dan harus saling menyeimbangi. Cantik wajah saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan tubuh yang ideal, dan tubuh ideal saja tidak cukup jika tidak memiliki wajah yang menatik.

Sepakat? Yap, penilaian penampilan lebih menekankan pada dua komponen ini dan setelahnya bisa dibantu juga dengan beberapa penyeimbang lain seperti makeup, pakaian bermerk, sepatu, rambut dan komponen lainnya. Banyak sekali cara mempercantik diri yang dilakukan wanita dari mulai pemangkasan lemak yang berlebih, memutihkan kulit wajah, menghaluskan kulit wajah yang mengandalkan bantuan dokter ahli, atau bahkan dengan cara sendiri.

Apakah penampilan itu yang terpenting? Tidak, yang penting itu kesehatan.Buat apa cantik jika di dalam tubuhnya terdeteksi penyakit berbahaya? untuk apa langsing jika nantinya akan mengidap anoreksia akibat diet yang tidak sehat? Kesehatan yang lebih utama, jika kesehatan terjaga maka penampilan pun akan mengikuti. Jika anda sehat maka tidak akan ada lipatan lemak di dalam tubuh yang mengganggu, jika anda sehat tidak akan ada penyakit kulit yang menganggu,

jika kita sehat maka kualitas kulit pun akan ikut sehat sehingga tidak perlu ada acara mempercantik dengan bantuan medis dan obat-obatan yang menguras dompet. Penampilan luar memang penting, kali pertama yang dilirik saat pertemuan memang wajah dan kualitas tubuh seseorang, namun bukan berarti kita jadi mengabaikan yang lain.

Terlalu fokus pada penampilan luar juga tidak baik dan malah merugikan diri sendiri, mengapa demikian? sebab jaminan kualitas kesehatan seseorang tidak terletak di luarannya saja, kita juga harus memperhatikan organ dalam yang sering di abaikan. Salah satu organ dalam yang paling sering diabaikan adalah organ intim. Apakah organ intim itu penting? Jelas penting. Misalnya ketika menikah kelak, organ ini akan menjadi penjamin kebahagiaan hubungan kalian.

Apa yang akan terjadi jika organ intim anda tidak sehat?

Karena terlalu sibuk mempercantik fisik luar, keadaan fisik di dalam menjadi terbaikan, apalagi organ intim yang posisinya tersembunyi. Lokasi yang tersembunyi inilah yang membuat vagina rentan terkena penyakit karena pembersihannya yang kurang. Organ intim sangat lembab dan rentan menjadi sarang virus dan bakteri, namun ini sama sekali tidak menjadi perhatian bagi kebanyakan kaum wanita. Kita sering mengabaikannya karena merasa bahwa ini tidak lebih penting dari perawatan wajah dan tubuh. Pengabaian ini yang akhirnya menimbulkan berbagai ancaman penyakit yang berbahaya. Ya, vagina yang letaknya tersembunyi ini ternyata rentan untuk terkena beberapa penyakit.

Penyakit yang menyerang organ intim wanita

Keputihan. permasalahan ini sudah sering sekali dialami kaum wanita dan sudah termasuk kasus yang wajar terjadi. Keputihan bisa menjadi tanda menjelang menstruasi, namun banyak yang mengeluh mengalami keputihan dalam jangka panjang dan banyak, hal disebabkan oleh infeksi atau bakteri yang berada di dalam atau sekitar vagina, karena itulah kebersihan organ intim harus dijaga karena keputihan bisa menjadi awal penyakit yang serius bila sering terjadi.

Servisitis

adalah suatu kondisi medis dimana terjadi luka pada serviks yang menjadi penghalang kuman-kuman dari luar yang masuk. Serviks itu sendiri berposisi pada ujung rahim yang sempit yang terbuka ke arah vagina. Penyebab servisitis adalah mikrooganisme aoreb, kandraga, dan trikomas vaginalis. Tetapi dapat juga disebabkan oleh alat-alat kontrasepsi atau benda asing yang menempel dan melukai serviks.

Herpes Genitalis

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi STD ( sexually transmitted disease) yang berasal dari virus (HSV) Herpes Simplex virus type II sebagian kecil bisa juga karena virus tipe I. HVS terbagi ke dalam dua jenis yakni HVS tipe 1 dan tipe 2. HVS tipe 1 menyerang bagian pinggangatas hingga mulut, sedangkan HVS 2 menyerang pinggang ke bawah. Salah satu penyebab HVS yakni oral seks yang menular melalui tangan.

Baca juga : Bahaya jika herpes zoster tidak segera di obati, beresiko kebutaan!

Trikomoniasis

Meski terdengar aneh trikomonisiasis termasuk penyakit kelamin yang cukup berbahaya. Penyakit ini menular  melalui hubungan seksual yang disebabkan protozoa parasit. Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat injeksi, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi. Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak enak. Dinding vagina akan terlihat sembam dan kemerah-merahan.

Kanker servisks

Merupakan salah satu penyakit kanker yang banyak ditakuti khususnya oleh kaum wanita, dalam catatan WHO kanker serviks termasuk ke dalam penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal karena terinfeksi penyakit ini. Penyakit mematikan ini disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita.

Infeksi HPV memakan waktu cukup lama sekitar 10-20tahun hingga pada tahap yang sangat parah, namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita, karena itulah kita harus lebih peka terhadap serangan gejala yang menyerang tubuh. Penyebab penyakit ini yakni gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *