Turunkan tekanan darah dengan melakukan 4 Tips Sehat ini

Tekanan darah tinggi atau secara medisnya ”Hipertensi” memang sudah menjadi permasalahan kesehatan yang sering terjadi. Meski bukan termasuk jenis penyakit berat, tekanan darah tinggi bisa menjadi dasar munculnya penyakit berbahaya. Misalnya stroke dan penyakit jantung. Bukannya kedua penyakit ini tergolong berbahaya bahkan mematikan?

Yap, ketika pada kondisi yang sudah kronis (parah) penderita penyakit stroke maupun jantung kronis memang sulit sekali untuk disembuhkan. Bukan hanya itu saja, tekanan darah tinggi menjadi penyebab kemungkinan seseorang terkena penyakit kardiovaskular. Atau secara umumnya dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti :

  • Risiko serangan jantung
  • Kerusakan pada otot jantung dan jaringan
  • Sirkulasi yang buruk
  • Risiko stroke
  • Mengganggu penglihatan
  • Rusaknya pembuluh darah di otak
  • Gangguan mata
  • Resiko penyakit ginjal. Dan berbagai gangguan lainnya.

Berapa tekanan darah yang normal?

Seperti yang kita tahu, tekanan darah yang tidak sehat bukan hanya hipertensi saja (tekanan darah tinggi) tetapi kondisi Hipotesi (tekanan darah rendah) juga menjadi permasalahan kesehatan yang cukup serius. Tidak ada yang lebih baik dari keduanya. Kemungkinan buruk dari keduanya sama saja mengarah ke dalam hal yang buruk.

Lalu berapa sih normalnya tekanan darah yang sehat itu? Umumnya, orang dewasa dengan kondisi tubuh sehat memiliki tekanan darah normal di bawah atau setara 120/80 mm Hg. Angka 120 menunjukkan tingkat tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau biasa disebut tekanan sistolik. Sementara angka 80 berarti tingkat tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa lagi atau kerap disebut tekanan diastolik. Tekanan darah tergolong normal selama berada di bawah 140/90.

Dengan begitu bisa kita simpulkan bahwa, tekanan darah yang tidak normal yakni rendahnya atau kondisi hipotesi terjadi ketika tekanan darah anda di bawah 90/60. Sedangkan tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah tekanan darah  di atas 140/90 mmHg. Tekanan darah yang normal perlu dijaga agar tidak terjadi kondisi hipotesi ataupun hipertensi.

Lalu bagaimana cara menjaga tekanan darah agar normal?

Yakni dengan menerapkan pola hidup yang sehat. Seperti apa pola hidup yang sehat itu? Baca juga : Hidup sehat itu tidak harus mahal, begini caranya! Meski memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau rendah dari keturunan sebelumnya, bukan berarti kita bisa pasrah begitu saja menerimanya. Apalagi, bagi mereka yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, sejauh yang saya ketahui hipertensi memang memiliki kesulitan dalam mengatasinya.

Mengapa saya katakan demikian? salah satunya dalam cara mengatasi. Kondisi hipotesi bisa normal kembali dengan mengkonsumsi berbagai makanan sepeti buah-buahan, sayuran, daging merah dengan banyak pilihan. Sebaliknya dengan kondisi hipertensi,  selain harus berpuasa dengan berbagai makanan, banyak sekali pantrangan yang harus dilakukan dan ini tentu lebih menyulitkan dalam pengembalian kadar darah yang normal.

Meski begitu, bukan berarti pasien hipertensi sulit keluar dari zona tidak nyaman nya, banyak hal yang bisa dilakukan demi menurunkan kadar darah secara perlahan namun menyehatkan. Bagi anda yang memiliki keturunan darah tinggi, atau sedang mengalami tekanan darah tinggi yang parah, Ikuti tips di bawah ini ya.

#Baca juga : Obat penurun darah tinggi yang aman untuk ibu hamil

Menurunkan tekanan darah tinggi dengan cepat dan alami

Menjaga berat badan

Bukan hanya untuk memantaskan penampilan saja, badan yang ideal juga bisa menjadi modal untuk tubuh yang sehat. Memiliki berat badan yang berlebih (gemuk) menciptakan banyak gangguan kesehatan salah satunya hipertensi. Badan yang gemuk atau bahkan obesitas dapat menyebabkan sirkulasi yang buruk, stres pada sendi dan struktur tulang juga gangguan ke jantung. Hal ini akan membuat gejala hipertensi semakin buruk. karena itu untuk mengontrol darah yang normal, usahakan untuk melakukan diet yang sehat dan tepat.

Diet makanan

Meski memiliki tubuh yang sudah dianggap ideal, namun permasalahan hipertensi masih saja terjadi, jika begini mungkin saja penyebabnya dari pengaruh pola makan yang tidak sehat. Untuk mengatasinya cobalah diet makanan yang di khususkan bagi penderita hipertensi yakni sayuran, buah-buahan, biji-bijian, protein tanpa lemak juga produk susu tanpa lemak.

Mengurangi asupan garam

Memang selalu ada istilah ”makanan terasa basi tanpa garam” ya, garam menjadi bumbu penyedap yang paling diandalkan, tetapi bisa jadi tidak menyehatkan jika asupan garam yang dikonsumsi berlebihan. Bagi anda yang memiliki riwayat hipertensi, kurangi asupan garam dan makanan yang mengandung garam tinggi. American Heart Association merekomendasikan bahwa Anda menjaga asupan natrium Anda tidak lebih dari 1.500 mg per hari.

Menghilangkan stres

Jika anda tidak memiliki permasalahan berat badan, tidak juga dengan makanan bergaram tinggi, atau telah memenuhi pola makan yang benar. Lalu dari mana penyebab hipertensi berasal? Stress menjadi pemicu penyakit yang cukup serius, salah satunya hipertensi. Stress dapat meningkatkan tekanan darah, karenanya olah stres anda ke arah positif. Setiap orang memiliki permasalahan dalam hidupnya, namun bukan berarti anda harus menggenggamnya sendiri dan menciptakan berbagai gangguan penyakit. Lakukan aktivitas yang menyehatkan.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *