Tidur dengan rambut basah sebabkan kanker kulit? Ini kebenarannya

Sepulang kerja, sekolah, ngampus atapun rutinitas lainya dengan membawa badan yang super bau, rambut lengket, dan ketiak yang hampir meleleh membuat pilihan pertama kita saat sampai dirumah adalah ”mandi” ritual mandi setelah aktivitas sudah menjadi keharusan banget bagi kita. Karena kenapa? Bayangkanlah, seharian kerja sudah berapa kilo daki yang nempel dilipatan kulit? Sudah berapa banyak kuman dan bakteri yang nongkrong di sekitaran tubuh? Yang jelas, tidak terhitung.

Karena itulah kegiatan mandi diwajibkan, tidak lain untuk membasmi kotoran yang sudah kamu kumpulkan seharian ini.Meskipun kerjaan kamu cuma melototin komputer sampai berdarah, atau kegiatan sekolahmu hanyalah tidur dibalik buku, tetap saja kegiatan mandi wajib dan sangat wajib sekali. Selain membersihkan badan, rasanya kurang pas jika tidak disempurnakan dengan keramas rambut. Yap, rambut yang kucel dan berminyak memanglah harus dibersihkan.

Selain tidak enak dilihat, kamu juga bakalan ngerasa tidak nyaman, apalagi rambut kotor dan berminyak bisa bikin komunitas jerawat di sekitaran wajah. Lho kok bisa? karena rambut yang kotor mengandung minyak, debu yang membuat penciptaan jerawat semakin ideal. Waktu yang dianggap ideal untuk keramas memang lebih cocok sepulang kerja pada saat sore atau malam tapi tidak dianjurkan jika jam pulang kamu malam larut ya. Maksimal jam 7 malam.

Kebiasaan mandi setelah kerja menjadi tidak sehat karena hal ini

Meski menyenangkan dan membuat tubuh nyaman, kebiasaan seperti ini ternyata ada dampak buruknya juga lho jika tidak dengan aturan yang benar. Lho ko bisa? Seperti yang saya sebutkan tadi, kegiatan mandi plus keramas tidak dianjurkan jika kepulanganmu ke rumah sudah larut malam sekali, sudah tau bukan bahaya mandi malam-malam? Ngerti lah ya. Selain itu, setelah mandi beres, makan beres, apa yang dilakukan selanjutnya? Tidur. Aduh benar-benar tidak sehat kan?

Mengapa di katakan tidak menyehatkan? Kesalahan pertama adalah, kamu mandi larut malam dan itu bakalan bikin badanmu masuk angin atau gejala penyakit lainnya, kedua, makan langsung tidur merupakan kebiasaan yang tidak sehat dan bikin badanmu gemuk, ketiga, rambutmu masih basah dan ini paling tidak di sadari. Ternyata, tidur dengan rambut basah memiliki dampak negatif yang akan mempengaruhi kesehatanmu, bahkan sebagian pendapat mengatakan jika hal ini dapat menyebabkan resiko kanker. Waw benarkah?

Tidur dengan rambut basah menyebabkan kanker, benarkah?

Kanker memang menjadi salah satu penyakit yang paling banyak ditakuti. Seperti yang sering kita lihat di sinetron, penyakit kanker bisa membunuh sampai mati, atau kadang selalu ada saja dialog bahwa si penderita kanker tidak akan bertahan lama.

Dan memang benar saja, hal tersebut bukan hanya sekedar di film, ini memang benar-benar fakta. Sel kanker memiliki kecepatan 4G sehingga hanya dengan beberapa waktu saja sel kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Namun apakah rambut basah benar-benar bisa menjadi pemicunya?

Sebelum membahas dalam ke kanker, kita ketahui dulu beberapa gangguan ringan yang sudah pasti akan terjadi. Sakit kepala. Suhu dingin di kepala akan mempengaruhi aliran darah yang menyebabkan munculnya sakit kepala, ini terjadi ketika tidur terjadi REM (rapid eye movement sleep) yakni suhu tubuh akan meningkat dengan sendirinya. Inilah penyebab mengapa ketika bangun dari tidur dengan rambut basah, kepalamu terasa berat dan sakit.

Menyebabkan infeksi jamur. Bantal yang menjadi tempat kepalamu bersandar ternyata jadi tempat yang ideal sebagai lokasi berkumpulnya bakteri karena menyerap keringat, sel-sel kulit mati, debu, dan minyak alami yang keluar dari tubuh akan menyerap di dalamnya. Ketika tidur dengan rambut basah maka bantal pun ikut basah. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan infeksi.

Selain itu rambut juga menjadi mudah rusak, seperti menjadi bercabang dan ketombean. Selanjutnya pilek. ketika suhu tubuh semakin dingin maka sistem pembuluh darah pada hidung dan tenggorokan akan terbatas. Lalu pernyataan mana yang mampu membenarkan jika tidur dengan rambut basah dapat mengakibatkan kanker?

Sejauh ini, masih belum ada penelitian yang menyatakan hal tersebut. Tidur dengan rambut basah rasanya terdengar lucu sekali jika di kaitkan dengan hal ini. Namun, meskipun demikian bukan berarti kita jadi mengabaikan hal ini, tapi yang sudah jelas saya simpulkan disini adalah. Rambut yang masih basah yang langsung ditutup atau dibawa tidur akan menyebabkan kerusakan sel-sel di kepala. Bukan berarti dapat menyebabkan, tetapi bisa menjadi pemicu sel kanker yang sudah ada (keturunan).

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *