Tidak boleh makan sambil berdiri? ini alasannya menurut medis

Makanan merupakan salah satu komponen terpenting bagi tubuh yang memiliki fungsi salah satunya untuk mempertahankan kehidupan. Makanan memiliki tugas untuk membawa zat-zat baik bagi tubuh seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan sebagainya.

Zat-zat penting inilah yang mempertahankan tubuh untuk tetap sehat. tidak makan sehari saja tubuh akan memberikan efek buruk terhadap kesehatan anda, apalagi jika tidak makan selama berhari-hari? sudah pasti tubuh akan kelelahan, organ di dalam tubuh  jangankan tidak mengkonsumsi makanan sama sekali, pengkonsumsian makanan yang salah juga tidak baik bagi kesehatan.

Jika ditanya ”apa saja makanan yang bergizi itu?” sayuran, buah-buahan, kacang, susu, ikan, daging. Setidaknya jenis makanan ini sudah umum sekali diketahui. Untuk membedakan makanan yang baik dan yang buruk bagi kesehatan semua orang tentunya sudah mengerti dan memahami.

Setelah memahami dan mengetahuinya, lantas mengapa masih banyak orang yang mengidap penyakit? mengapa penyakit pencernaan dominan sekali dikeluhkan? Salah satunya karena tata cara makan yang tidak benar. Salah satu tata cara makan yang sering kita lakukan yakni makan sambil berdiri. Mengapa makan seperti ini tidak sehat dan dianggap salah?

Alasan mengapa makan sambil berdiri tidak sehat menurut medis?

Banyak sekali kita jumpai orang-orang yang berseliweran di jalan sambil makan dan minum, banyak sekali alasan yang mereka buat, dimulai takut kesiangan, lapar yang tidak bisa ditunda dan hal lainnya. Jika terlihat secara kasat mata. ”apa salahnya makan sambil berdiri toh sama saja”. Ternyata setelah dilakukan penelitian, makan sambil berdiri memang tidak baik bagi kesehatan.

Makan dalam posisi berdiri atau berjalan-jalan menyebabkan terjadinya reflux asam lambung, yang membuat asam lambung akan naik ke esofagus dan membuat sel-sel kerongkongan teriritasi. Hal ini dikarenakan pH asam lambung yang sangat asam (pHnya 1-2,5) sehingga munculah gejala panas terbakar yang menyesak di dada heartburn. Jika kebiasaan ini terus berlanjut dalam jangka waktu yang panjang maka kemungkinan yang lebih parah akan menyebabkan iritasi sel-sel kerongkongan ini akan berakumulasi menyebabkan kanker saluran esofagus.

Selain makan sambil berdiri, banyak sekali kebiasaan makan yang tidak sehat dan masih banyak dilakukan hingga sekarang. Kebiasaan memang sulit disembuhkan, namun apa salahnya mencoba memperbaiki pola hidup sebelum hal buruk terjadi?

Bagaimana cara pengkonsumsian makanan yang benar dan sehat?

  • Mencuci tangan terlebih dahulu
  • Berkumur atau mencuci mulut
  • Makan sambil duduk
  • Makan dengan tangan kanan
  • Makan pelan, tidak terburu-buru
  • Mengunyah makanan hingga lembut
  • Jangan berbicara ketika makan
  • Tidak makan secara berlebihan
  • Mencuci tangan setelah selesai makan

Bukankah terlihat mudah? sayangnya, masih banyak orang yang tidak terbiasa dengan serangkaian tata cara makan diatas, orang mungkin beranggapan jika makan ya makan saja tanpa memperdulikan hal yang lain. Faktanya, banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan karena tidak mematuhi tata cara makan diatas. Tata cara yang telah di sunahkan Rosulullah ini ternyata bukan hanya sekedar perintah saja, perlu kita ketahui bahwa tata cara makan tersebut telah dibenarkan di dalam ilmu kesehatan. Seperti apa alasan medisnya?

  • Mencuci tangan sebelum makan bertujuan untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang menempel, jika ikut termakan ini akan menjadi awal datangnya penyakit.
  • Kuman dan bakteri senang sekali berkumpul di sela-sela gusi, biasanya ini datang melalui makanan yang terkontaminasi, sebelum kembali makan ada baiknya berkumur dulu untuk menghilangkannya.
  • Makan sambil duduk akan melancarkan pencernaan, sebaliknya makan sambil berdiri dalam mengakibatkan naiknya asam lambung dan ini tidak baik bagi kesehatan.
  • Tangan kiri identik dengan hal-hal yang buruk. Misalnya seperti membersihkan kemaluan setelah buang kotoran, sudah pasti banyak kuman dan bakteri yang menempel yang menjadi sumber penyakit.
  • Makan dengan terburu-buru akan membuat kerongkongan penuh dan makanan tidak dikunyah secara halus, ini akan menyulitkan lambung untuk mencerna makanan dengan baik.
  • Mengunyah makanan hingga lembut dapat memudahkan lambung untuk mencerna makanan, dengan begini zat baik yang dibawa makanan tersebut bisa menyerap ke dalam tubuh dengan cepat.
  • Berbicara ketika makan bisa beresiko masuknya binatang kecil ke dalam mulut misalnya lalat. Selain itu makan sambil berbicara akan membuat makanan tersedak dan sulit dicerna.
  • Makan berlebihan adalah asal muasalnya tubuh gemuk atau obesitas, Makan dalam jumlah porsi yang besar membuat lambung penuh dan sulit dicerna, ketika makanan sulit dicerna maka akan menumpuk di dalam tubuh menjadi lemak yang bergelayutan di perut.
  • Cuci tangan setelah makan bertujuan untuk membersihkan tangan dari kotoran dan zat tidak baik yang menempel di kulit.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *