Sering mengalami gangguan ini? gejala kurang darah yang harus anda ketahui

Darah merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan yang sangat penting bagi tubuh. Salah satunya yakni untuk mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, juga mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus dan bakteri. Secara umum berikut fungsi darah di dalam tubuh yang harus kita ketahui :

  • Mengangkut sisa oksidasi dari sel tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh yang dilakukan oleh plasma darah. karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru, urea dikeluarkan melalui ginjal
  • Mengedarkan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar buntu (endokrin) yang dilakukan oleh plasma darah (susunan darah)
  • Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh yang dilakukan oleh sel-sel darah merah (eritrosit)
  • Menutup luka yang dilakukan oleh keping-keping darah (trombosit)
  • Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh komponen darah yaitu sel darah putih (leukosit)
  • Membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh yang dilakukan oleh komponen darah yaitu sel darah putih (leukosit)
  • Menjaga kestabilan suhu tubuh.

Darah terbagi menjadi dua bagian yakni sel darah putih dan sel darah merah. Keduanya harus saling beriringan tanpa melebihi kadar normal yang seharusnya. Sel darah putih memiliki jumlah yang lebih sedikit yakni (0,2%) sedangkan sel darah merah atau eritrosit (99%). Porsi darah di dalam tubuh harus seimbang (sesuai kadar normal). Banyak sekali penyakit yang beredar karena faktor kekurangan darah, kelebihan sel darah putih, kekurangan sel darah putih, kelebihan sel darah merah, darah juga bisa menjadi jalur masuknya bakteri atau virus penyakit yang nantinya akan masuk ke dalam tubuh melalui aliran darah.

Bagaimana jika pasokan darah di dalam tubuh kurang?

Terkadang kita hanya memilikirkan kesehatan organ saja tanpa memelihara kualitas darah di dalam tubuh dengan pasokan yang memenuhi kadar normal. Jika kelebihan darah buruk bagi kesehatan maka kekurangan pasokan darah pun tidak lebih baik dari hal tersebut. Lalu bagaimana seharusnya? kadar darah di dalam tubuh harus seimbang, terganggunya pasokan darah yang tidak normal juga dapat mengganggu fungsi organ. Pasokan darah memang tidak selalu stabil, pada saat-saat tertentu mungkin saja kadar darah di dalam tubuh anda menjadi terganggu. Terganggunya pasokan darah bisa diakibatkan dari faktor kelelahan, kurang tidur, pola makan yang tidak sehat, stress, depresi atau seseorang telah mengalami penurunan kualitas sel darah merah secara berlebihan. Jika ini dibiarkan tentunya kondisi tersebut akan memicu timbulnya suatu penyakit yang serius. Untuk itu kita wajib mengetahui gejala kurang darah yang harus kita amati.

Gejala kurang darah yang sering di abaikan

  • Wajah pucat, terkadang kuku juga ikut berubah warna
  • Konsentrasi menjadi buyar
  • Malas beraktivitas karena lemas
  • Mudah mengantuk yang sulit disembuhkan
  • Kaki kesemutan
  • Detak jantung menjadi tidak stabil
  • Sakit kepala berkunang-kunang
  • Padangan kabur dan menjadi tidak fokus
  • Mudah lelah padahal tidak melakukan aktivitas
  • Terkadang sesak nafas
  • Mual kadang disertai muntah
  • Tubuh menggigil kedinginan dan kulit menjadi dingin
  • Ulu hati menjadi tidak nyaman
  • Rambut rontok dan kering
  • Lidah memucat
  • Mudah terserang flu

Gejala diatas merupakan gejala umum yang sering terjadi sebagai tanda bahwa tubuh kekurangan pasokan darah yang tidak normal (rendah). Setiap orang mungkin merasakan beberapa gejala yang menonjol saja, gejala diatas mungkin saja tidak semuanya menyerang tubuh, terkadang orang hanya mengalami gejala yang terbilang sepele saja seperti ngantuk dan rontoknya rambut. Jika anda peka anda mungkin akan langsung mencari titik permasalahannya. Bukankah ngantuk itu terjadi karena kita kekurangan porsi tidur? nah bagaiaman jika anda telah memenuhi porsi tidur tetapi masih saja mengantuk? inilah yang wajib anda tahu kebenarannya. Anda mungkin saja mengalami gejala kurang darah yang diakibatkan oleh faktor makanan, ketika mengetahui titik permasalahannya segera atasi hal tersebut. Gejala yang timbul juga tergantung terhadap tensi darah anda, jika tensi darah anda sangat rendah bisa jadi anda akan mengalami gejala yang lebih parah lagi seperti pingsan atau bahkan kejang-kejang.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *