Ternyata gangguan tidur tindihan ada dalam ilmu kedokteran ini penjelasannya!

Apakah anda pernah mengalami gangguan rep-erep atau tindihan saat tidur? rep-erep atau yang umunya sering disebut tindihan merupakan kondisi dimana seseorang telah terbangun dari tidurnya dengan pikiran sadar tetapi seluruh badan tidak bisa digerakan. Lalu mengapa banyak orang yang sering menyebutnya fenomena tindihan? masyarakat luas sering percaya bahwa fenomena ini terjadi karena ditindih setan atau makhluk halus saat tidur.

Meskipun ada kemungkinan disebabkan oleh hal tersebut, namun ada baiknya kepercayaan kita terhadap hal-hal yang berbau alam gaib tidak terlalu kental, kepercayaan yang semakin kuat membuat keyakinan kita terhadap mahkluk halus menjadi lebih tinggi, hal ini akan membuat halusinasi alam gaib yang lebih tinggi lagi. Jika kepercayaan ini terus dibiarkan melekat maka kemungkinan anda akan semakin kesulitan untuk sembuh dari gangguan ini.

Kepercayaan bahwa hal tersebut adalah gangguan mahkluk halus membuat batin semakin tertekan, hati menjadi semakin was-was, terkadang muncul rasa takut dengan kondisi yang paling parah yakni trauma yang berkelanjutan.

Mengapa bisa demikian?dengan memegang kepercayaan tersebut anda akan selalu dibayang-bayangi hal-hal yang tidak tidak karuan. Intinya jangan terlalu berasumsi dengan yakin bahwa ini hal tersebut telah dibenarkan. Semakin anda meyakinkan diri bahwa hal itu benar maka semakin terganggu pula pola tidur anda dan kemungkina gangguan ini terulang sangat kembali sangat tinggi.

Tidur merupakan cara terbaik kita untuk menghilangkan rasa penat, menghilangkan lelah dan mengembalikan kembali fungsi organ di dalam tubuh agar kembali pulih. Meskipun banyak orang yang dengan sengaja membatasi waktu tidurnya dengan bergadang tidak sedikit pula yang berusaha memaksimalkan tidurnya namun ada saja gangguan yang membuat kualitas tidur menjadi tidak maksimal salah satunya gangguan tidur erep-erep.

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya banyak masyarakat yang meyangkutpautkan gangguan ini dengan hal yang berbaur ghaib. Padahal gangguan erep-erep sudah ada di dalam ilmu kedokteran dengan istilah sleep paralys.

Mengapa sleep paralys bisa menyerang tubuh?

Apakah anda pernah mengalami gangguan tidur seperti ini? sensani sleep paralys memang berbau horor sehingga banyak orang yang berasumsi bahwa hal ini disebabkan oleh mahkluk halus.

Efek yang paling umum terjadi saat mengalami sleep paralys yakni badan terasa sulit digerakan, mulut sulit berbicara, rasa tertindih sesuatu yang berat sehingga membuat kesulitan bernafas, kadang ada orang yang merasa dirinya dicekik.

Melihat gejala yang ditimbulkannya kita mungkin saja berfikir ke arah sana, setelah mengetahui bahwa gangguan ini telah ada sebelumnya dalam ilmu kedokteran maka ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu. Hampir semua orang pernah mengalami sleep paralys setidaknya 1 atau 2 kali dalam hidupnya. Keadaan seperti dicekik, badan sulit bergerah (lumpuh sementara) diakibatkan oleh otot yang tiba-tiba tidak berfungsi selama tidur atau menjadi tidak aktif yang menyebabkan seseorang lumpuh atau sulit bergerak.

Saat tidur otot menjadi rileks dan tidak sadar namun normalnya ketika waktunya bangun otot-otot seharusnya kembali pilih namun tidak tejadi pada mere ayang mengalami sleep paralysis. Intinya tertindih diakibatkan oleh otot yang tidak berfungsi beberapa saat ketika tidur ke masa sadar.

Sleep paralys dibedakan menjadi 2 jenis yakni hypnagogic sleep paralysis dan Hypnopopomic sleep paralysis. hypnagogic sleep paralysis merupakan gangguan yang terjadi sesaat setelah tidur karena seseorang belum sepenuhnya terlelap,seseorang yang mengalami gangguan ini akan merasa bahwa dirinya sadar tetapi tidak dapat berbicara atau menggerakan tubuh.

Sedangkan yang kedua yakni Hypnopopomic sleep paralysis berlangsung ketika seseorang tersadar pada akhir masa tidur. Gejalanya masih sama hanya berbeda pada waktunya saja.

Bagaimana cara mengatasi sleep paralysis?

Penyebab utama sleep paralysis adalah pola tidur yang tidak teratur, pola tidur yang buruk membuat organ tubuh tidak dapat berfungsi secara normal yakni gangguan fungsi otot yang tidak berkerja secara normal.

Selain itu bisa juga dipicu karena terlalu kelelahan, banyak fikiran, stress, tidur terlentang, penyalahgunaan obat-obatan, kram kaki, umur juga sangat berpengaruh, remaja dan dewasa merupakan kalangan yang paling rentan terkena serangan sleep paralysis. Bagaimana cara mengatasinya?

  • Menjaga pola tidur.
  • Hindari stress dan lebih rileks dalam menghadapi masalah.
  • Banyak minum air putih juga untuk menggantikan cairan yang terkuras setelah aktivitas.
  • Tidur dengan posisi menyamping.
  • Berdoa sebelum tidur.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *