Rokok elektrik lebih sehat dari rokok tembakau, benarkah?

Apa sih pola hidup sehat itu? Banyak dari kita yang masih salah dalam mengartikan kosakata ini. Banyak pula dari kita yang sering melakukan kesalahan penanaman pola hidup yang sebenarnya. Kita semua sepakat, bahwa pola hidup yang sehat itu bergantung pada makanan yang bergizi, hidup sederhana dan olahraga. Namun, tanpa di sadari kita masih sering melakukan kesalahan dalam hal penerapan pola hidup yang baik dan benar.

Kesalahan seperti apa yang sering terjadi? Kita selalu mengandalkan sesuatu yang serba instan. Meski secara kasat mata itu terlihat baik, namun pada kenyataannya hal tersebut belum tentu baik bagi tubuh. Salah satu contohnya. Kita sering berfikir bahwa makanan bergizi itu yang mengandung protein, lemak, karbohidrat, mineral dan vitamin. Sehingga meneraplah dalam fikiran bahwa yang bergizi itu yang mengandung komponen tsb.

Hal tersebut memang benar, namun yang menjadi kesalahannya adalah jenis makanan yang di konsumsi. Kita selalu berfikir ”yang penting mengandung komponen tsb” mie instan yang tertera di dalam komposisinya mengandung protein, kita konsumsi dan anggap makanan bergizi, berbagai snack dan minuman kemasan yang juga mencantumkan komposisi berupa komponen sehat tersebut kita anggap demikian pula.

Parahnya, rokok elektrik pun dianggap lebih baik dari rokok batangan. Jika begini, bukan pola hidup sehat yang anda lakukan. Ini sama saja dengan melakukan pola hidup secara pelan-pelan. Tapi tetap ujung-ujungnya mengancam kesehatan pula. Inilah jawaban dari ”mengapa saya rentan penyakit padahal sudah menjalankan pola hidup yang sehat” Jangan tanggung-tanggung dalam memilih asupan makanan yang terbaik. Jika ingin sehat tinggalkan semua yang buruk termasuk dalam hal rokok.

Rokok elektrik lebih baik dari rokok tembakau?

Bukannya kita sudah menyadari betapa banyak ancaman penyakit yang menyerang akibat dari merokok? Tentu, semua orang mengetahuinya, namun rasa ketergantungan rokok yang sulit dihilangkan membuat orang-orang kesulitan untuk menghentikannya dan mencari media lain yang dianggap lebih aman salah

satunya rokok elektrik. Rokok tembakau dan elekrik memang memiliki karakter fisik yang berbeda. Namun tidak ada yang lebih baik dari keduanya. Entah itu elektrik, herbal, ataupun rokok batangan yang sering di jumpai di warung-warung, tidak ada yang lebih baik dari semuanya. Yang terbaik adalah meninggalkan keduanya atau jenis rokok dalam bentuk apapun itu. Dr Mike Knapton, dari British Heart Foundation pun mengatakan jika berhenti merokok adalah solusi terbaik demi menjaga kesehatan jantung anda. British Medical Association juga menyerukan agar rokok elektrik tidak digunakan di tempat umum.

Kita mungkin sering mendengar pemberitaan bahwa rokok elektrik itu lebih aman dari rokok tembakau karena di klaim bebas nikotin, tar dan bahan lain yang biasa terkandung di dalam rokok tembakau. Selain itu, rokok elektrik memiliki varian rasa seperti mentol, karamel, buah-buahan, kopi, bahkan coklat. Selain itu, rokok elektrik bisa digunakan berulang kali sehingga irit pemakaian. Apakah yakin dengan meninjau beberapa kriteria ini bisa meyakinkan bahwa rokok elektrik itu jauh lebih baik? Faktanya tidak, rokok elektrik pun memiliki resiko yang sangat besar bahkan lebih berbahaya dibanding rokok tembakau.

Apa bahaya rokok elektrik?

Meski berbeda bentuk dan pemakaian, keduanya sama-sama memiliki resiko kesehatan yang sangat tinggi. Sama halnya dengan rokok tembakau, rokok elektrik pun memiliki sisi buruk yang bisa mengancam kesehatan. Apa saja sisi buruk yang dimiliki rokok elektrik? Perlu kita sadari, jika rokok elektrik ini memiliki beberapa bagian lain seperti baterai, pemanas dan sensor lainnya.

Juga di dalam rokok ini terdapat tabung yang berisi larutan cair yang mengandung zat nikotin. Jadi terbukti pernyataan bahwa rokok elektrik itu tidak mengandung nikotin adalah hal yang salah besar. Selanjutnya, rokok elektrik mengandung Glikol dan gliserin yang berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Rokok elektrik tidak mengeluarkan asap seperti rokok pada umumnya, namun mengeluarkan uap yang justru lebih berbahaya. Rokok elektrik juga rentan meledak karenanya, rokok elektrik tidak dianggap lebih aman dibanding rokok apapun.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *