Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertama

Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertama,-

Menunda kehamilan melalui program KB memang tidak ada salahnya, apalagi bagi para pasangan muda yang belum siap soal finansial maupun fisik. Berbagai alasan dikeluarkan demi mempertahankan kondisi tubuh untuk tidak hamil sampai waktu yang dianggap pas/ideal bagi mereka. Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertama

Namun menunda kehamilan tidak selalu menjadi pilihan yang tepat kala dibebankan oleh berbagai resiko yang mungkin akan terjadi nantinya. Yap, KB sebelum kehamilan pertama memang banyak sekali di perdebatkan, bahkan beberapa orang menyebutkan bahwa ; KB sebelum kehamilan pertama bisa menyebabkan mandul permanen, anak cacat, rahim kering, dst.

Apakah pernyataan tersebut benar adanya? nah, disini saya akan mencoba mengulas materi tersebut  untuk mengetahui sebab akibat yang akan terjadi. Jadi simak terus ulasan sampai akhir dan temukan jawaban tepat untuk menjawab kegalauan anda. Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertama


Apa fungsi KB?

Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertama

KB atau singkatan dari ”Keluarga Berencana” merupakan program pemerintah yag telah berjalan selama tahunan silam, mulai berjalan aktif sekitar tahun 90-an. Program ini diadakan dengan tujuan untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk. Pemerintah yakin, 2 anak lebih baik dan ideal. Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertama

Ya seperti yang kita tahu, Indonesia masih berada dalam fase berkembang, dengan jumlah penduduk yang cukup padat. Tentunya hal ini menjadi risau pemerintah dalam mengarungi masa globalisasi yang semakin meningkat dan bersaing. Kalo dibilang KB itu apa sih tujuannya, ya untuk menekan angka kelahiran, dengan setiap keluarga disarankan untuk memiliki 2 anak saja.

Menggunakan alat kontrasepsi sebelum kehamilan apakah boleh?

Hingga saat ini, program KB berjalan dengan sangat baik, hampir semua IRT melakukan check up rutin ke bidan/dokter specialis untuk mendapatkan alat kontrasepsi yang tepat. Namun, program KB ternyata tidak hanya digeluti oleh para ibu-ibu yang sudah memiliki anak sebelumnya. Tapi dilakukan pula oleh pasutri yang belum memiliki anak sama sekali. Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertama

Menunda kehamilan pasti sempat terlintas di pikiran para pasutri pada masa-masa menikah. Atau mereka dituntut untuk tidak hamil karena beberapa faktor seperti ; finansial, kesehatan, tuntutan pekerjaan atau memang atas kemauan sendiri. Pertanyaan ”apakah boleh KB?” Tentu boleh. Namun anda juga harus memperhatikan beberapa resiko yang mungkin akan terjadi nantinya.

Ladies, kamu juga harus tahu↵

Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertama

Efek suntik KB terhadap menstruasi

Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertama

Anda sedang berencana untuk lakukan KB sebelum kehamilan pertama? atau saat ini anda tengah menjalankannya? Seperti yang sudah saya katakan bahwa, setiap pasangan berhak untuk menunda masa kehamilannya, dengan alasan apapun itu. Namun, banyak wanita yang mengeluh soal ”Apakah efeknya bisa membuat mandul” atau ”mengapa saya sulit hamil selama bertahun-tahun padahal sudah lepas alat kontrasepsi”

Resiko KB Sebelum Punya Anak Pertamaatau mungkin ”menstruasi saya menjadi tidak teratur, dan saya mengalami beberapa efek samping setelah lepas KB, apakah ini tanda saya mengalami kelainan akibat alat kontrasepsi?” dan beberapa pengakuan-pengakuan menyedihkan lainnya.

KB diprogramkan pemerintah untuk menekan angka kelahiran, hanya menekan, bukan melarang terjadinya kehamilan. Toh saat ini masih banyak saja orang yang memiliki anak lebih dari dua atau lebih. Namun, untuk yang belum memiliki momongan pertama (masa awal pernikahan) Pihak bidan/dokter kandungan pun menyayangkan akan hal itu.

Mengapa? alat kontrasepsi seperti suntik, pili, maupun implan hormonal memiliki efek yang cukup berbahaya bagi wanita yang belum mengalami masa kehamilan. Sebab, untuk penyesuaian kembali kondisi rahim sampai normal, membutuhkan rentan waktu yang cukup lama. Lebih dari 3-12 bulan. Bahkan bisa sampai tahunan.

Inilah yang kadang sering di sesali oleh para wanita, dan menjadikan program KB sebagai satu-satunya kesalahan terbesar. Namun, tidak seharusnya anda menyalahkan program KB yang telah terjadi. Sebab, efek yang terjadi pada anda bisa disebabkan oleh ketidaksuaian jenis program dengan kondisi tubuh, masa kesehatan, tingkat kesuburan dan beberapa faktor lain yang dapat menghambat kesehatan jasmani anda.

Untuk mendapatkan penanganan yang tepat, lebih baik konsultasikan program KB anda dengan dokter atau bidan agar tidak terjadi kesalahan yang fatal. Dan, lebih baik di sarankan untuk melakukan penundaan kehamilan dengan cara alami seperti : memakai kondom atau tehnik bercinta, sehingga segala kemungkinan buruk yang menghantui anda saat ini tak mungkin terjadi.

Salam sehat, semoga membantu 🙂

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *