Penyebab nyeri lambung yang tidak di sadari, selain makanan

Memiliki riwayat penyakit maag terkadang tidak semudah yang terbayangkan. Banyak orang yang mengira bahwa penyakit maag itu mudah diatasi dan ringan. Mungkin, anggapan orang bahwa maag itu penyakit ringan karena gejalanya yang terbilang umum dan bisa diobati dengan cepat. Padahal, tingkat maag yang sudah kronis akan mengalami gejala yang cukup parah dan menyakitkan. Ketika sudah masuk ke tahap maag yang sudah kronis pernyataan seperti ini tidak akan berlaku lagi.

Mengapa demikian? Ketika maag yang diderita sudah kronis, maka gejala yang akan dialami pun semakin parah lagi, selain itu penderita menjadi rentan kambuh. Apakah ini masih dibilang mudah dan sepele? Hal ini justru memberi beban penderita. Salah melakukan pola hidup yang tidak benar saja efeknya langsung menyiksa tubuh.

Gejala yang terjadi ketika maag kronis kambuh

  • Sakit kepala
  • Hilangnya nafsu makan
  • Mual hingga muntah
  • Sakit perut yang menyiksa
  • Perut kembung dan terasa penuh hingga tenggorokan
  • Timbul rasa nyeri di ulu hati

Gejala diatas merupakan gejala umum yang paling sering di keluhkan. Diantara gejala yang ada, sakit perut menjadi gejala utama yang paling mendapat sorotan. Mengapa? Sakit yang tidak tertahankan membuat penderita tidak kuat menahannya terlalu lama. Karena itulah fokus utama yang diobati adalah gejala sakit perutnya.Selain itu ketika sakit perut tidak teratasi maka efeknya langsung merembet ke bagian lainnya misalnya, muncul mual muntah yang bahkan tidak berhenti  karena sudah parah.

Baca juga : Tips pola hidup sehat yang wajib dilakukan bagi penderita maag kronis

Apa penyebab nyeri perut pada penderita maag kronis?

Bukan tanpa alasan, kambuhnya penyakit yang diderita tentu disebabkan oleh hal-hal yang mungkin saja tidak disadari, atau yang sudah disadari namun tetap saja dilanggar. Namun pada dasarnya sakit maag disebabkan adanya asam lambung yang mengiritasi dinding lambung. Asam lambung dihasilkan berfungsi untuk membunuh kuman yang masuk bersama makanan, juga membantu proses pencernaan.

Meski di produksi di lambung, ternyata lambung tidak tahan dengan asam yang dihasilkan sehingga ketika asam lambung yang dihasilkan melebihi kapasitas proteksi dinding lambung, munculah sakit maag yang tidak tertahankan. Apa yang menyebabkan naiknya asam lambung? Salah satu penyebabnya yakni makanan.

Selain makanan, maag bisa kambuh karena hal ini

Penyebab kambuhnya penyakit maag memang di dominasi oleh makanan. Makanan tidak sehat yang sekarang ini bermunculan menjadikan peluang bagi para penderita untuk mengalami kekambuhan, atau bahkan berpotensi ke tahap maag yang lebih serius lagi.

Meski begitu, tidak semua penyebab kambuhnya maag karena faktor makanan. Pola hidup yang sehat itu bukan hanya menjaga makanan saja lho. Bisa di sadari sendiri ketika ”kenapa maag saya kambuh padahal makanan sudah dijaga sebaik mungkin” Itu tandanya, pola hidup yang anda jalani tidaklah seimbang.

Ketika menyadari bahwa anda mengidap maag yang kronis, maka sadar diri lah untuk mengatur pola hidup sebaik mungkin. Selain makan, beberapa hal yang menyebabkan kambuhnya maag atau naiknya asam lambung. Perlu diingat dan di catat baik-baik ya. Oke langsung saja

  • Mengkonsumsi makanan larangan. efek makanan menjadi sangat berpengaruh sekali bagi penderita maag, ketika salah mengkonsumsi makanan yang bukan bagiannya, maka siap-siap saja kambuh. Makanan yang harus dihindari yakni. Makanan pedas, asam, makanan olahan dan makanan lain yang merangsang asam lambung meningkat.
  • Telat makan. Ketika melewati jam makan yang seharusnya, perut menjadi perih bahkan serasa di peras sekencang mungkin. Benar tidak? Nah telatnya jam makan juga bisa menyebabkan maag anda kambuh. Ingat pola makan penderita maag itu sedikit-sedikit tetapi sering.
  • Makan dengan porsi berlebihan. Lambung memiliki kapasitas yang terbatas, ketika porsi makan terlalu besar (banyak) lambung akan dipaksa untuk mengolahnya. Meskipun makanan yang dikonsumsi sehat semua tapi ingat hey, lambung penderita maag itu sensitif.
  • Langsung tiduran setelah makan. Berbaring setelah makan membuat asam lambung naik karena katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup sepanjang jalan. Ini membuat asam lambung naik ke tenggorokan. Setelah makan usahakan duduk dulu beberapa jam lalu berjalan-jalan sedikit.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *