Mengkonsumsi mie jadi sehat dengan cara ini

Sekarang ini banyak sekali rumor tidak mengenakan tentang mie instan. Tentu, bertebarannya rumor buruk tentang mie dapat berdampak buruk bagi komsumen sang pecinta mie dan perusahaan yang menggelutinya. Menanggapi banyaknya rumor yang tidak sehat tentang mie tentu menyadarkan kita banyak hal jika mie instan itu tidak sehat, jika mie itu tidak ideal di konsumsi saat sarapan, jika mie itu tidak sehat jika di konsumsi dengan nasi dan sebagainya.

Pernyataan yang bermunculan tidak ada salahnya, justru sangat tepat sekali. Mie memang tidak sehat namun dengan catatan, jika kita mengkonsumsinya dengan takaran dan pengkombinasian yang salah. Jika mie instan benar-benar beracun atau bahkan mematikan, mengapa tidak ada kasus kematian yang terjadi setelahnya? kenapa perusahaan mie instan tetap berjaya? Karena kita sebagai konsumen lah yang salah.

Bukan karena saya mendukung perusahaan mie ya. Seharusnya kita pun sadar penyebab mie tidak sehat itu karena sebab-sebab yang kita perbuat. Seperti yang saya sebutkan tadi. Mie campur nasi, memasak mie dengan memasukan bumbunya langsung ke panci, terus makan mie setiap hari, makan mie saat sarapan, makan mie lalu minum soda merupakan kesalahan yang kita ciptakan sendiri.

Apakah perusahaan mie menganjurkan pengkonsumsian seperti itu? Misal ada slogan iklan ”ayo makan mie terus minumnya soda” atau ”sarapan dengan mie instan dapat menyehatkan tubuh lho” Jika ada, sebutkan chanel TV mana yang mengadakan iklan seperti itu? Kembali kepada diri kita, baik buruknya suatu hal tergantung kita sebagai pengolahnya. Tergantung bagaimana sikap kita. ”Apakah kita bisa mengolah makanan dengan baik, atau justru menjadikannya racun yang membunuh perlahan”

Baca juga : Kenapa mie instan tidak sehat? Ini alasannya

Mie instan bisa menyehatkan jika di konsumsi dengan cara yang benar

Tidak ada alasan tanpa solusi. Bagi para pecinta mie, jangan dulu kecewa dan langsung membuang stok mie ke tempat sampah karena kita bisa menciptakan solusi berharga yang membuat mie aman di konsumsi tanpa ancaman yang berbahaya.

Mau tau caranya? Kesalahan utama yang kita perbuat adalah, pengkonsumsian mie yang berlebihan. Jadi, syarat utama yang harus kita lakukan demi menciptakan mie yang sehat yakni dengan meminimkan pengkonsumsian.

Konsumsi mie 1-2 bungkus dalam seminggu, itupun di waktu yang benar, misal saat makan siang. Selanjutnya, yakni pengkonsumsian mie yang salah. Sudah di sebutkan sebelumnya kan ya, nah, untuk menciptakan komposisi mie yang lebih sehat dan tidak berbahaya maka konsumsilah mie dengan cara yang benar, juga hindari kebiasaan seperti yang saya sebutkan di atas. Bagaimana cara mengolah mie yang sehat dan benar?

  • Rebus air hingga mendidih lalu masukan mie ke dalam panci. Masak kurang lebih selama 3 menit
  • Jangan gunakan air rebusan mie untuk kuah. air rebusan mengandung zat pengawet yang berbahaya jika dikonsumsi. Tapi, itu berlaku bagi produk mie tidak jelas asal-usulnya. Untuk produk mie yang sering kita jumpai di tv (di iklankan dan sudah mendapatkan sertifikat BPOM) justru airnya sangat baik dikonsumsi, mengganti airnya justru menghilangkan kandungan zat besi, zinc , dan vitamin yang terkandung dalam air rebusan, hal ini di ungkapkan langsung oleh Prof.Dr.F.G.Winarno.
  • Jangan memasukan bumbu ke panci. Seperti yang sudah kita ketahui jika bumbu mie mengandung MSG. Kandungan MSG dalam bumbu jika dimasak diatas suhu 120C akan berpotensi menjadi karsinogen (penyebab kanker). Jadi tuangkan saja bumbu di mangkok seperti anjuran yang biasa tertera di dalam kemasan mie, bukannya begitu?
  • Campurkan berbagai jenis sayuran. Seperti yang kita tahu, mie mengandung zat karbohidrat yang tinggi sedangkan kandungan lainnya minim. Nah, untuk menyeimbangkannya, campurkan beberapa jenis sayuran untuk menghiasi mangkok mie. Misal sawi, brokoli, bunga kol, sawi, mentimun, juga tambahkan telur atau ayam rebus/goreng.

1 Comment

  1. Ricky

    That’s really shdwer! Good to see the logic set out so well.

    Reply

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *