Mandi terlalu sering ternyata tidak sehat lho!

Mandi menjadi rutinitas rutin setiap hari yang hampir tidak ketinggalan. Kegiatan membersihkan badan jelas dianggap penting dan di haruskan. Jika tidak, maka tidak terhitung pula kuman dan bakteri yang menempel di tubuh. Bayangkan, dalam sehari saja sudah berapa banyak keringat yang keluar? Sudah berapa banyak bakteri dan kuman yang kamu tabung?

Kotoran yang menempel di tubuh biasanya berupa daki yang sering nongkrong di area-area tersembunyi seperti lipatan paha, lipatan tangan, ketiak, leher, punggung dan area lainnya. Setelah mandi kita memang merasa baikan, merasa segar dan tidak memiliki beban apapun. Apakah firasatmu benar? Apakah kamu yakin sudah membersihkan daki dengan benar tanpa terlewat sebutirpun? Jawabannya adalah, Tidak.

Ternyata, mandi saja tidak cukup untuk membersihkan badanmu dengan benar, apalagi jika waktu mandi mu hanya beberapa detik saja. Daki bahkan kuman yang sedari tadi lari-lari di sekitar tubuh terkadang masih belum di bersihkan dengan benar dan masih menempel di tubuh. Karena itulah, mandi satu kali dalam sehari saja tidaklah cukup. Setelah mandi pertama, kamu tidak akan tahu, berapa banyak lagi produksi kotoran yang menempel di tubuh setelahnya.

Mandi yang ideal dalam sehari

Meski dianggap penting, kegiatan membersihkan badan atau ”mandi” masih sering dianggap sepele. Masih banyak orang yang malas-malasan dalam melakukannya. Masih merasa ”mandi tidak lebih penting dari tidur” atau ”mandi tidak lebih penting dari game” itulah yang membuat kegiatan mandi terus tertunda. Hingga akhirnya banyak yang melakukan rutinitas tanpa mandi terlebih dahulu.

Idealnya mandi sebanyak 2 kali sehari, pagi dan sore. Pagi sebelum melakukan aktivitas, dan sore setelah melakukan aktivitas seharian. Hal ini bertujuan, ketika melakukan rutinitas tubuh dalam keadaan yang bersih, jadi kotoran yang menempel pun tidak terlalu menumpuk dan pembersihan kedua dilakukan sorenya.

Mandi terlalu sering ternyata tidak sehat lho

Jika sebagian orang merasa malas mandi, tidak dengan sebagiannya lagi. Faktanya, tidak sedikit juga yang cinta kebersihan demi memiliki kesehatan yang sejati. Ya, mandi salah satunya. Tapi mandi yang berlebihan juga ternyata tidak baik lho. Misalnya, mandi pagi sebelum kerja, terus istirahat kerja mandi lagi, sampai rumah mandi lagi, terkena cipratan jus malamnya mandi lagi, sebelum tidur mandi lagi.

Apa ini tidak terkesan berlebihan?Kebersihan oke, sudah pastilah badan kinclong banget jika di mandiin setiap detik, tapi. Perlu kita ketahui jika kebiasaan ini benar-benar tidak dianjurkan. Menurut Genetic Science Centre di University of Utah, terlalu bersih dapat merusak mikrobiome manusia. Ini adalah sekumpulan bakteri, virus dan mikroba yang hidup di tubuh kita.

Yap, ternyata tidak semua kuman dan bakteri itu berbahaya, ternyata beberapa jenis diantaranya sangat dibutuhkan tubuh. malah, kuman-kuman itu bermanfaat untuk kesehatan.Hasil penelitian menyatakan bahwa, terganggunya ekosistem mikroba tersebut dapat menyebabkan datangnya penyakit.

Akibatnya, sistem kekebalan tubuh dan pencernaan jadi terganggu. Parahnya, organ jantung pun ikut terganggu.Selain itu, tidak semua kulit cocok dengan berbagai jenis sabun. Banyak sekali produk sabun yang justru membuat kulit kering ketika kita sering menggunakannya. Apalagi, jika kita menggunakan air hangat untuk mandi, kondisi kulit akan semakin kering. Hal ini membuat kualitas kulit menjadi tidak sehat.

Namun, jangan jadikan pemikiran jika kamu akan baik-baik saja tanpa mandi, jika kamu akan selalu sehat tanpa mandi.Jarang mandi dan terlalu sering mandi, tidak ada yang lebih baik dari keduanya. Selama ini kita sering mencari arti ”sehat” yang sebenarnya. Kita memang masing sering sekali melakukan kesalahan-kesalahan sehingga gangguan pun sering datang namun, bukan berarti apa yang kamu lakukan menjadi terkesan berlebihan.

Mandi berlebihan misalnya, mandi memang dianjurkan, tetapi kondisikan juga waktunya. Hal-hal lain juga seperti makan berlebihan, tidur berlebihan, minum berlebihan, olahraga berlebihan. Hal seperti ini harus benar-benar dihilangkan. Tanam dalam hati jika ”sehat itu sederhana” Hidup sehat itu tidak harus mahal, begini caranya!

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *