Jangan lakukan 3 hal ini pasca melahirkan, berakibat fatal pada ibu dan bayi

Setelah sukses menjaga kandungan hingga memasuki usia kandungan trimester atau akhir menuju persiapan persalinan jangan bersenang hati dulu, justru ini saat yang paling menentukan.

Sebaik-baiknya bayi di dalam kandungan bisa saja tidak terselamatkan pada saat persalinan yang di sebabkan oleh kesalahan ibu sendiri.

Meskipun tim medis bertanggung jawab besar atas proses persalinan, namun peran ibu dalam hal ini juga sangat diperlukan demi menunjang keselamatan bayi yang akan di lahirkan. Banyak sekali kesalahan-kesalahan yang sering terjadi yang mungkin tanpa disadari hal-hal tersebut dalam merenggut nyawa sang bayi.

Mengapa ibu bisa menjadi sosok yang paling di salahkan?pengetahuan yang minim terkadang membuat ibu melakukan hal-hal yang ceroboh dan akhirnya berdampak pula pada keselamatan bayi pada saat persalinan. Untuk itu penting sekali diperlukannya pemahaman yang lebih tentang masalah ini, ada baiknya untuk banyak berkonsultasi dengan bidan pribadi, membaca buku kesehatan tentang kehamilan demi menambah wawasan.

Apa saja kesalahan ibu yang harus dihindari?

Mendengar pengalaman melahirkan yang buruk dari oranglain

Saat memasuki kehamilan tua biasanya ibu hamil mengalami kecemasan menjelang hari-hari menuju proses kelahiran buah hatinya, ini wajar saja karena hampir semua wanita hamil akan mengalaminya terlebih pada kehamilannya yang pertama. Pada wanita yang baru pertama kali mengandung biasanya mereka memiliki kadar kecemasan yang lebih besar dibanding wanita yang sudah pernah melahirkan sebelumnya.

Rasa cemas ini akan semakin bertambah ketika si ibu menanyakan proses melahirkan kepada yang sebelumnya sudah berpengalaman. Saat mendengar pengalaman melahirkan yang buruk dari orang lain sudah pasti anda semakin merasa cemas dan mungkin saja merasa ketakutan yang berlebih ketika menghadapinya.

Untuk itu hindari sharing proses kelahiran bersama teman-teman kerabat ataupun oranglain. Hal ini akan berpengaruh terhadap proses kelahiran anda. Untuk mengetahui seputar proses melahirkan anda bisa gunakan buku sebagai media pengetahuan, bukan mengandalkan pembicaraan dari luar. Karena terkadang pembicaraan oranglain terkesan di lebih-lebihkan.

Negatif thinking dan mudah putus asa

Meski terjebak oleh halusinasi pembicaraan orang-orang tentang pengalaman buruk mereka ada baiknya anda tetap positif thingking dan merasa bahwa anda akan mengalami hal yang tidak serupa. Karena kenapa? hal ini akan membuat anda risih, merasa kurang percaya diri dan kaku dalam menghadapi proses persalinan. Ujung-ujungnya timbul stress yang akan berpengaruh pula pada kondisi bayi. Untuk mempersiapkan mental menuju proses persalinan lakukan senam hamil atau kelas khusus bagi ibu hamil.

Selalu beranggapan bahwa proses persalinan sangat menyeramkan

Masih bersangkut paut dengan poin pertama dan kedua, adanya sugesti dari orang-orang terdahulu tentang anggapan bahwa ”proses persalainan sangat menyakitkan” sugesti ini biasanya akan selalu terngiang-ngiang di telinga sehingga membuat fikiran menjadi kacau atau stress. Menyakitkan atau tidaknya tidak perlu anda cari tahu.

Toh pada saat persalinan anda akan merasakannya sendiri. Perlu anda ketahui bahwa proses persalinan setiap orang itu berbeda-beda. ada yang normal tanpa rasa sakit yang berlebih, ada yang memang sakit yang teramat, ada juga yang harus caesar, itu semua bergantung pada bagaimana anda merawat kandungan anda.

Bagaimana sih cara meminimalisir kesalahan pasca melahirkan?

  • Hal pertama yakni jaga kesehatan. Perhatikan asupan makanan sesuai kebutuhan berdua, jangan egois, selain anda di dalam tubuh ada satu lagi kehidupan yang harus dijaga kesehatannya.
  • Jangan meminta seseorang untuk menceritakan pengalaman buruknya saat melahirkan. Hal ini akan membayang-bayangi anda
  • Hindari melakukan pekerjaan berat, saat memasuki kandungan tua lebih banyaklah beristirahat, jika anda seorang pekerja ambil cuti 2bulan sebelum masa persalinan. Pekerjaan akan menambah beban anda sehingga menimbulkan stress.
  • Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan untuk mengetahui pekembangan bayi juga prediksi tangaal persalinan, hal ini akan memudahkan anda untuk lebih sigap sejak dini (sebelum tgl perkiraan itu datang)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *