Ini perbedaan sinusitis dan flu yang wajib anda ketahui!

Kita sudah lama berkelanan dengan penyakit flu, bahkan mungkin kita sudah menganggap penyakit ini layaknya keluarga sendiri yang masuk keluar tubuh dengan mudah.

Kenapa penyakit flu dengan mudah menginfeksi tubuh? karena virus tersebut mudah menginfeksi tubuh melalui hal-hal yang terbilang sepele. Penularan flu yang paling rentan yakni berhubungan langsung dengan si penderitanya.

Misalnya mengkonsumsi minuman dan makanan bekas orang yang sedang flu, makanan yang telah terkontaminasi dengan si penderita wajib sekali anda hindari, bisa juga melalui udara dimana ketika penderita flu bersin-bersin, nah virusnya secara otomatis terhirup oleh orang-orang sekitar, interaksi anda dengan orang yang sedang mengalami flu harus dibatasi, bahkan penularan melalui benda pun sangat memungkinkan. Misalnya anda memegang benda yang telah terkontaminasi dengan virus influenza.

Sangat mudah bukan? Namun ini kembali kepada sistem kekebalan tubuh masing2, meski flu rentan menular namun jika kondisi tubuh anda baik maka anda memiliki kemungkinan besar untuk terselamatkan dari wabah virus ini. Alih-alih mendapat perhatian, munculah penyakit lain sejenis flu yang mewabah yakni sinusitis.

Apakah anda mengetahuinya? seperti yang saya katakan bahwa flu dan sinusitis merupakan penyakit yang sejenis dimana gejala yang ditimbulkan tidak beda jauh seperti bersih, salesma, batuk, deman dan sejenisnya. Sehingga banyak orang yang berpendapat bahwa keduanya merupakan penyakit yang sejenis. Benarkah? ternyata tidak, flu dan situsitis memiliki perbedaan dan taraf gejala yang tidak bisa disamakan, hanya saja memang untuk flu yang tidak kunjung sembuh bisa beresiko terinfeksi sinusitis.

Pengobatan yang direkomendasikan : QNC Jelly Gamat

Bagaimana cara membedakan penyakit sinusitis dan flu?

Gejala flu yang biasa terjadi yakni sakit kepala, sakit tenggorokan, pilek dengan lendir berwarna jernih, bersin, hidung tersumbat. Sama seperti gejala flu sinusitis juga mengalami demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan berlendir. Hanya saja terdapat gejala tambahan lain yang tidak dimiliki penderita flu yakni nyeri pada bagian wajah, mata, atau dahi apalagi saat posisi kepala sujud, lendir yang keluar berwarna kuning atau hijau juga disertai bau mulut.

Selain itu faktor menyebabnya pun berbeda, flu disebabkan oleh virus influenza sedangkan sinusitis disebabkan oleh bakteri Stretococcus dan haemophilus influenza dan beberapa jenis bakteri lainnya. Bakteri penyebab sinusitis memang beragam, untuk taraf sinusitis yang parah mungkin saja disebabkan oleh kedua jenis bakteri secara langsung. Nah inilah yang harus anda waspadai, anda harus lebih jeli dalam mengenali gejala yang menginfeksi tubuh. Ketika anda mengalami gejala diatas, jangan menganggapnya flu biasa takut-takutnya nanti malah menimbulkan gejala yang semakin parah jika tidak segera diatasi.

Mana yang lebih parah, situsitis atau flu?

Sinusitis memang mengalami gejala yang hampir sama dengan flu, namun dengan gejala tambahan yang akan dialami sudah jelas bahwa taraf keparahan diantara keduanya lebih mengarah ke sinusitis. Namun bukan berarti anda menyepelekan gejala flu karena bisa saja gejala flu yang parah bisa memicu terinfeksinya sinusitis.

Selain mudah menginfeksi tubuh flu juga termasuk jenis penyakit yang mudah disembuhkan, saat kali pertama menerima gejala demam dan hidung tersumbat yang harus anda lakukan hanya berstirahat full hingga keadaan tubuh normal. Lain lagi dengan sinusitis yang memerlukan penanganan medis yang ektra. Karena itulah peka terhadap gejala yang dialami tubuh itu sangat diperlukan untuk membedakan penyakit apa yang di derita.

Karena pemahaman yang kurang masih banyak orang yang mungkin tidak mengetahuinya. Lalu bagimana kesimpulannya? Sinusitis berasal dari kata sinus. Sinus merupakan rongga yang terdapat pada hidung, jika rongga ini mengalami penyumbatan akan terjadi penimbunan lendir yang bisa menimbukan rasa sakit dan tekanan yang berat di area wajah. Sedangkan flu disebabkan oleh virus influenza yang menyerang saluran pernapasan

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *