Gangguan kesehatan yang sering melanda ketika stres

Setiap orang memiliki sisi baik dan sisi buruknya masing-masing. Yang terlihat polos dan pendiam belum tentu aslinya seperti itu, bisa saja dia menyimpan sisi lain yang mengungkap jati diri dia yang sebenarnya. Atau mungkin saja dia pembunuh bayaran yang sedang menyamar. Kita tidak bisa melihat karakter orang hanya dari tampangnya saja apalagi selewat. Orang yang dekat dengan kita pun bisa saja sedang menyimpan duka namun tengah menyembunyikannya.

Orang yang seperti ini yang sebenarnya lebih berbahaya. Mengapa demikian? Ketika dia menyimpan duka nya sendiri, ketika dia hanya menggenggam masalahnya sendiri ini adalah awal dari penyakit hati yang kelak akan meradang. Tidak semua orang bisa terbuka dan menceritakan semua keluh kesahnya kepada oranglain, sebagiannya lagi justru memilih untuk diam dan menutupi semuanya, seolah bahagia tapi hati terluka.

Orang dengan tipe seperti ini akan kesulitan keluar dari masalah yang sedang dihadapinya sehingga ujung-ujungnya gelisah, sedih, merasa sendiri, yang akhirnya membawanya ke dalam stress yang berkepanjangan. Stress memang bukanlah hal yang baru, hampir setiap orang pernah mengalaminya, entah itu stres pada tingkat awal atau stres yang sangat akut. Perkara stress tidak hanya di sebabkan oleh hal-hal yang besar. Misalnya saja ulangan mendadak juga bisa menjadi stres yang lumayan berat apalagi kita dituntut untuk berfikir kala mengerjakannya. Setiap kasus yang dihadapi memiliki perbedaan tersendiri dari bagaimana cara menyikapinya dan dampak yang akan ditimbulkan.

Apa maksudnya? Misalnya saja kasus lain yang lebih parah selain mendadak ulangan adalah, mendadak di putuskan. Keduanya memiliki kosakata awal yang mirip namun, apa yang dirasakan, dampak yang terjadi dan cara mengatasinya sangat berbeda. Ketika ulangan mendadak terjadi, kita bisa saja mengatur siasat dengan menyontek ke teman sebelah kita.

Namun ketika kamu diputuskan, mau menyontek kemana? serpihan hatimu yang berserakan saja belum bisa dibereskan. Dan inilah awal dari sumber penyakit yang berbahaya. Mengapa demikian? Ketika dihadapkan pada permasalahan stress yang cukup berat mereka biasanya melakukan pola hidup yang tidak benar, pandangan hidup yang salah dan pemikiran untuk melakukan hal-hal yang tidak sehat. Dan akhirnya, bermunculannya gangguan kesehatan yang lama kelamaan cukup serius.

Apa saja gangguan kesehatan yang sering mengancam ketika dilanda stress?

Parah tidaknya dampak stres yang dialami tergantung kepada mental diri sendiri. Seperti yang kita tahu mental setiap orang berbeda-beda. Ketika menghadapi permasalahan yang sama, bisa saja langkah yang diambil keduanya berbeda. Ada yang tegar menghadapi segala situasi, ada juga yang mudah down ketika di hadapkan kepada masalah yang kecil hingga berat. Meski memiliki tanggapan dan cara yang berbeda keduanya dihadapkan kepada resiko permasalahan kesehatan yang mungkin saja melanda, terlebih bagi mereka yang mudah down. Permasalahan kesehatan apa saja sih yang mungkin terjadi?

Gangguan pencernaan

Jarang sekali, bahkan hampir semua orang yang mengalami stress mampu menjaga asupan makanannya dengan benar, mereka lebih memilih untuk mengkonsumsi jenis makanan yang tidak sehat, tidak mengenyangkan, instan dan tidak memiliki nilai gizi yang baik. Bahkan, bagi mereka yang benar-benar galau, untuk minum satu teguk saja rasanya sulit sekali, saking penuhnya masalah hidup yang di telan. Nah, dari sinilah asal muasal munculnya gangguan pencernaan.

Sakit kepala

Semua masalah yang kamu fikirkan akan menjadi beban tersendiri bagi otak sehingga otak harus bekerja keras untuk mencernanya dan ini sangat mempengaruhi fungsi otak menjadi lebih buruk. Efeknya, muncul rasa sakit kepala yang mungkin saja meradang jika tidak segera di selesaikan. Stres berat juga bisa mengakibatkan kerontokan rambut (karena efek tersebut). Kerontokan rambut bisa mencapai 50 hingga 100 helai per hari. Untuk meminimalisirnya segeralah bangkit dari galaumu lalu konsumsi makanan berprotein tinggi, mengandung vit D dan asam lemak omega-3. Seperti ikan salmon, walnut dan biji-bijian.

Merusak kulit

Ketika stress melanda, tubuh akan melepaskan hormon cortisol yang bisa meningkatkan produksi minyak tubuh sehingga kulit anda mengalami kesensitifan. Maka munculan jerawat, dan gangguan kulit lainnya, kulit juga akan terasa sensitif terhadap make up tertentu. Makanan juga bisa mempengaruhi kualitas kulitmu. Karena itulah perhatikan makanan yang kamu konsumsi di sela-sela kegalauanmu. Galau oke, tapi perhatikan juga kesehatan, biar galaumu bisa lebih lama lagi.

Menurunkan libido

Hormon stress atau yang sering disebut dengan cortisol dapat menurunkan libido atau hasrat seksual pada wanita. Ini tentunya akan sangat menganggu hubungan intimmu. Bahkan jika dibiarkan akan beresiko kepada keadaan yang semakin parah. Nah, untuk mengatasinya, lakukan olahraga ringan untuk meningkatkan aliran darah pada daerah intim juga untuk kembali meningkatkan libido. Yoga menjadi andalah bagi kamu yang sedang galau. Selain meluapkan kegelisahanmu, yoga bisa memberimu energi postif, melancarkan peredaran darah dan membuatmu lebih sehat.

Pikun

Gangguan pikun tidak hanya terjadi kepada mereka yang berusia lansia saja, faktanya banyak usia muda yang sering mengalami gangguan ini. Jika bukan karena usia lalu apa masalahnya? Stress. Yap, ketika kamu mengalami jangka stres yang cukup panjang dan memuakan ini akan membuatmu kehilangan fokus dan menjadi pelupa. Mengapa demikian? Hormon cortisol mengalami penurunan fungsi yang membuat otak mengalami otak pre-frontal cortex (penyimpanan ingatan jangka pendek) pikun yang dialami bisa cepat sembuh atau bahkan semakin parah, tergantung taraf stres yang dialami.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *