Cara membersihkan kotoran telinga sesuai anjuran dokter

Banyak sekali kasus tuli permanen yang diakibatkan oleh pembersihan kotoran telinga yang salah. Meski terbilang sepele, membersihkan kotoran telinga merupakan hal yang harus diperhitungkan mengingat resikonya yang mungkin saja terjadi. Selain memproduksi kotoran, telingan pun memiliki fungsi untuk membersihkannya dan mengeluarkannya dari dalam telinga sehingga tanpa dibersihkan pun kotoran akan keluar dengan sendirinya.

Meski demikian bukan berarti kamu dengan enggan membersihkannya dan membiarkannya begitu saja. Tetap saja jika tidak dibersihkan telinga akan mengeluarkan bau yang cukup menyengat, sehingga mengakibatkan penciuman orang disekitar menjadi terganggu. Hanya saja perhatikan cara pembersihannya dengan baik dan benar.

Meski telah mengetahui jika telinga dapat mengeluarkan kotoran dengan sendirinya bukan berarti kamu merasa santai saja tanpa berbuat apapun. Kamu pun memiliki peran yang penting yakni membawa pergi kotoran yang sudah dikeluarkan telinga. Bagaimana cara mengetahuinya?

Saat telinganmu mulai basah, merasa tidak enak, geli atau berdengung itu tandanya kotoran sudah berada di lubang telinga dan siap untuk kamu bawa keluar. Caranya bersihkan kotoran yang berada di bagian luar lubang dengan pelan-pelan sampai bersih, sehingga telinga memiliki ruang yang cukup untuk menampung kembali kotoran yang akan datang selanjutnya.

Lalu, apa yang membuat kotoran telinga menumpuk?

Menumpuknya kotoran telinga diakibatkan oleh 2 hal yakni cara ”pembersihan yang salah dan tidak membersihkannya sama sekali”.Setelah mengetahui bahwa telinga bisa mengeluarkan kotorannya sendiri bukan berarti kamu berfikir untuk tidak membersihkannya, ketika kotoran sudah keluar dan berada di bagian luar lubang dalam telinga lalu misalnya kamu membiarkannya begitu saja kotoran tersebut akan terus ditimbun ditimbun lagi oleh kotoran yang baru sehingga menumpuk dan mengering. Jika ini terjadi maka kamu akan kesulitan untuk membersihkannya sehingga perlua bantuan dokter untuk mengeluarkannya.

Kesalahan kedua yakni pembersihan kotoran telinga yang salah. Jika sebagian orang tidak perduli dengan kebersihannya berbeda dengan sebagiannya lagi, mereka justru lebih antusias dan perduliĀ  terhadap kebersihan, bukan hanya kebersihan kotoran telinga saja tetapi organ lainnya pula. Nah karena kecintaannya terhadap kebersihan inilah yang membuat mereka perduli untuk membersihkan kotoran telinga hampir setiap hari.

Membesihkan kotoran telingan setiap hari apakah salah? SALAH.Kotoran telinga memiliki fungsi untuk menghambat masuknya debu atau serangan serangga kecil yang mecoba masuk lewat lubang telinga. Jika kamu membersihkannya setiap hari maka pasokan serumen di dalam telinga akan kekurangan. Hal ini bukan pilihan yang terbaik sebab serumen (kotoran telinga) sangat dibutuhkan oleh telinga. Terlebih cara pembersihannya dilakukan dengan mengoreknya terlalu dalam, hal ini akan berakibat fatal.

Kamu mungkin sempat berfikir jika membersihkannya ke bagian lubang dalam akan membuat telinga lebih bersih dan nyaman, namun kenyataanya kotoran justru malah terdorong ke dalam dan membuat kotoran menumpuk sehingga kotoran yang baru tidak dapat keluar dan malah tertahan di bagian dalam telinga dan memungkinkan masuk lebih dalam lagi menuju gendang telinga. Bahayanya, kamu akan tuli permanen. Untuk itu penting bagi kita untuk memperhatika cara pembersihan dengan baik dan benar.

Cara membersihkan kotoran telinga menurut dokter

Hindari menggunakan cotton bud. Ini merupakan pembersih telinga yang sudah marak di pasaran, ternyata membersihkan serumen menggunakan cotton sangat beresiko sebab bahannya yang dilapisi lapas membuat kotoran semakin terdorong ke dalam. Apalagi jika kamu membersihkan dengan menggunakan alat-alat tajam seperti jepit rambut, bahan ini hanya akan merusak bagian dalam telinga.

Gunakan obat tetes telinga. Jika anda merasa tidak nyaman dibagian telinga segera atasi dengan menggunakan obat tetes yang biasa tersedia di apotik, mungkin saja telingamu sudah mulai penuh oleh kotoran. Selain obat tetes kamu juga bisa menggunakan baby oil.
Jika kotoran mulai lunak, miringkan kepala dan teteskan air hangat ke bagian dalam telinga kemudian miringkan kepala dengan posisi lain (jika tadi memiringkan kepala kanan sekarang miringkan kepala kiri, sebaliknya) kotoran akan mulai keluar, keringkan telinga luar dari air yang keluar dengan menggunakan handuk lembut(kain).

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *