Bahaya obat antasida yang wajib diketahui penderita maag

Banyak yang berasumsi jika penderita maag rentan sekali kambuh dan harus bergantung pada obat-obatan. Benarkah? Sebenarnya, kekambuhan yang terjadi di dominasi oleh diri kita sendiri. Selama anda bisa menjaga diri dari pantrangan yang harus dihindari, selama itu pula anda terbebas dari kambuhnya penyakit maag. Sebaliknya, jika anda masih saja melakukan pola hidup yang tidak sehat atau melakukan pantarangan yang seharusnya dijauhi, kekambuhan dengan mudahnya menyerang tubuh.

Lalu mengapa banyak yang berasumsi demikian? karena pantrangan penderita maag itu rentan sekali dan sangat mudah dilakukan. Misalnya, tiduran setelah makan, makan terlalu banyak, mengkonsumsi makanan yang dilarang merupakan salah satu gangguan yang menjadi bumerang bagi para penderita. Sehingga terkadang larangan-larangan tersebut tanpa disadari menimbulkan kekambuhan yang membuat kondisi penderita menjadi tidak nyaman.

Apa yang dilakukan penderita ketika maagnya kambuh? Tidak ada solusi lain solusi lain selain obat. Gejala kambuh yang tidak tertahankan membuat penderita menjatuhkan pilihannya pada obat-obatan yang sudah ada. Salah satu obat yang paling sering diandalkan yakni antaksida.

Mengapa orang memilih obat antaksida sebagai alternatif pengobatan?

Antasida adalah obat maag penetral asam lambung sehingga dapat digunakan untuk meringankan gejala maag seperti perih di ulu hati, rasa panas pada perut kiri atas, mulas, mual-mual dan kembung.

Obat ini mudah di dapatkan di apotik tanpa harus memerlukan resep dokter. Penderita biasanya sering menyimpan stok antaksida dengan jumlah yang banyak kalau-kalau terjadi kekambuhan lagi.

Inilah alasan mengapa banyak penderita maag yang menjatuhkan pilihan pengobatannya dengan antaksida. Selain harganya yang murah, antaksida mudah di dapatkan juga reaksi obatnya yang sangat cepat menyembuhkan. Beberapa antasida dikombinasikan dengan obat lain yang disebut simethicone yang membantu untuk mengurangi gas (perut kembung). Kelompok lain obat yang disebut alginat ditemukan di beberapa merek obat antasida. Alginat ditambahkan untuk membantu melindungi lapisan kerongkongan (esophagus) dari asam lambung. Alginat meliputi natrium alginat dan asam alginat

Komposisi antaksida dan kegunaanya

Komposisi :

  • Alluminium Hidroksida 200 mg
  • Magnesium Hidroksida 200 mg

Kemasan bisa dikonsumsi dalam bentuk tablet atau bentuk cair.

Obat ini digunakan untuk mengobati gejala akibat tingginya kadar asam lambung seperti sakit perut (uluhati), mulas, dan gangguan pencernaan. Antasida doen juga digunakan untuk meredakan gejala gas yang berlebihan dalam saluran pencernaan seperti bersendawa, kembung, dan rasa penuh pada perut.

Komposisi Aluminium dan Magnesium ini bekerja dengan cepat menurunkan asam dalam lambung. Kemasan cair biasanya bekerja lebih cepat dibanding tablet atau kapsul. Itu karena, obat cari lebih mudah diserap dan dicerna tubuh.

Bahaya obat antaksida yang harus diketahui

Dibalik khasiat dan kegunaannya yang sangat praktis. Perlu kita ketahui jika, antaksida memiliki efek samping yang sangat berbahaya bagi tubuh. Aluminium dalam obat ini dapat mengikat fosfat di dalam usus. Hal ini dapat menyebabkan kadar fosfat tubuh menjadi rendah, terutama jika menggunakan obat ini dalam dosis besar dan untuk waktu yang lama. Tanda orang yang kekurangan fosfat, yakni tidak nafsu makan, kelelahan, dan lemah otot. Juga apabila mengalami gejala yang lebih serius seperti pusing atau pingsan.

Selain itu, antasida juga beresiko menyebabkan kurangnya kandungan vitamin B12 di dalam tubuh. Hal ini di ungkapkan dalam sebuah studi baru yang diterbitkan dalam JAMA pada 11 Desember 2013, melihat hubungan antara penggunaan inhibitor pompa proton (seperti Prilosec, Nexium, Prevacid, Aciphex, dan Zegerid) dan antagonis histamin 2 reseptor (seperti Pepcid, Tagamet, Zantac, dan Axid) dengan kekurangan vitamin B12.

Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kelemahan, kelelahan, detak jantung yang cepat, kulit pucat, mudah memar dan pendarahan, dan sakit perut. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan kerusakan saraf, kesulitan berjalan, nyeri sendi, kehilangan memori, demensia, perubahan mood, depresi, dan penyakit darah.

Solusi pengobatan maag yang lebih aman dan praktis

Pengobatan maag kronis dengan QNC Jelly Gamat hingga sembuh total

Pengkonsumsian antaksida dalam jangkan panjang hanya akan memperparah penyakit maag

Selain menguras tubuh dari vitamin B12, penggunaan jangka panjang dari antasida juga dapat menyebabkan masalah kesehatan berikut

  • Peningkatan produksi asam lambung (disebut “Acid Rebound”), yang dapat menciptakan lebih banyak mulas.
  • Gangguan penyerapan kalsium dan protein di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan osteoporosis dan patah tulang.
  • Mulut kering, yang dapat menyebabkan masalah gigi.
  • Peningkatan risiko infeksi yang ditularkan melalui makanan.
  • Sembelit.

Perlu kita sadari jika, pengobatan menggunakan obat kimia hanya akan memperparah kondisi penyakit yang di derita, Jika pun merasa cocok itu hanya terasa di awal-awal saja untuk membuat tubuh ketergantungan.Setelah tubuh dikendalikan oleh obat-obatan, ketika itulah penderita maag merasakan efek samping yang sangat mengganggu dan membahayakan kondisi tubuh. Lebih cerdiklah dalam memilih pengobatan, karena kita sendiri yang akan merasakan hasilnya.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *