Bahaya makan jengkol mentah terlalu banyak

Mungkin anda sudah akrab sekali dengan hidangan jengkol. Meski tidak, setidaknya ada sudah mengenal masakan jengkol dengan baik. Jengkol merupakan salah satu masakan khas indonesia yang banyak digemari masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan yang menanam pohonnya sendiri. Ya meski terbilang makanan sederhana, harga jengkol di pasaran cukup melejit dan menguras dompet. Kenapa? ketika kelangkaan jengkol datang (bukan pada musim panen) jengkol sulit di temukan sehingga harga jualnya mahal bahkan setara dengan harga daging. Meski demikian, kecintaan orang dengan masakan ini tidak dapat dikalahkan dengan harga. Memang seperti apa sih rasanya? Pasalnya,jengkol memang tidak begitu menarik jiga dilihat dari segi bentuknya.Namun, ketika masuk mulut dia seolah-olah menghipnotis lidah dengan rasanya apalagi jika dibikin rendang atau balado yang pedas. Sayangnya, pernyataan ini tidak begitu banyak diakui.

Tidak sedikit juga orang yang membenci jengkol karena baunya yang sudah menjadi rahasia umum. Yap, bau jengkol memang membuat orang yang menciumnya pingsan dalam hitungan detik, jengkol dan petai sudah bersahabat dengan baik dari dulu dan menjadi hidangan makanan yang paling menjadi pro dan kontra. Bagi para penikmat keduanya, bau yang dihasilkan sama sekali tidak bermasalah selama mereka bisa mengkonsumsinya. Namun bau yang dihasilkan cukup memberi beban yang berat bagi mereka yang menciumnya. Apalagi jika jengkol dimakan mentah, ketika kita berbicara dengan mereka yang memakannya bau yang keluar dari mulutnya seakan-akan menerobos jantung, menyesakan dada. Bukan hanya merugikan orang yang mencium baunya saja, jengkol mentah bisa menimbulkan dampak negatif pada diri sendiri.

Mengapa makan jengkol mentah berbahaya?

Sebenarnya jengkol memiliki kandungan gizi yang cukup ideal bagi tubuh seperti jengkolic Acid (asam jengkolat), Fosfor 166,7 mg, Energi (133 Kkal), Protein 23,3 gr, Karbohidrat 20,7 gr, Vitamin A sekitar 240 SI, B sekitar 0,7 SI dan C sekitar 80 SI, Kalsium 140 mg, Zat besi 4,7 mg, Air 49,5 gr, Minyak atsiri, juga mengandung beberapa Senyawa kimia yang terdiri dari Saponin, Tanin, Falavonoid, Glikosida, Alkaloid dan triterpenoid. Meski demikian, pada pengkonsumsian yang salah dan berlebihan bisa menyebabkan jengkol menjadi tidak sehat dan malah membunuh tubuh secara perlahan. Berikut beberapa gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pengkonsumsian jengkol mentah yang berlebihan.

Memperparah penyakit maag

Bagi anda yang memiliki riwayat penyakit lambung jangan coba-coba mengkonsumsi jengkol mentah apalagi dengan pengkonsumsian yang berlebihan. Asam jengkolat pada jengkol dapat mengiritasi dinding lambung, Meningkatkan asam lambung dan memicu penyakit maag. Jika pun ingin, konsumsilah pada batas wajar dengan syarat jengkol yang dikonsumsi harus dimasak terlebih dahulu.

Berbahaya bagi ibu hamil

Asupan makanan ibu hamil sangat berbatas sekali, tidak semua makanan bisa dikonsumsi ibu hamil, beberapa jenis diantaranya justru mengakibatkan efek buruk yang akan dirasa oleh ibu dan janin yang dikandung. Salah satu makanan yang tidak diperbolehkan bagi ibu hamil adalah jengkol. Mengapa? pengkonsumsian jengkol dilluar batas rentan mengalami gangguan terhadap ginjalnya dan keadaan ini menyebabkan terjadi serangan pegal pegal yang luar biasa pada area pinggang.

Saluran kencing luka

Jengkol mengandung kadar asam yang sangat tinggi. Kandungan ini bisa menyebabkan pengendapan dan pembentukan kristal-kristal di dalam saluran kencing dan mengalami gesekan-gesekan yang dapat memicu terjadinya iritasi pada saluran kencing. Bahkan pada kondisi yang lebih buruk akan muncul rasa sakit saat pengeluaran urin juga dan urin yang dikeluarkan mengandung darah.

Merusak pembuluh darah ginjal

Jengkol yang masih dalam keadaan mentah mengandung asam jengkolat yang sangat tinggi dan rentan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Apa yang akan terjadi? Asam amino (asam jengkolat) masih dalam keadaan utuh dan bersifat aktif saat masih mentah sehingga memicu munculnya bahaya jengkol berupa kerusakan pembuluh darah pada bagian ginjal. Asam jengkolat tersebut dapat melukai pembuluh darah di ginjal.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *