BAB nyeri dan berdarah, benarkah gejala kanker usus?

Proses pengeluaran tinja atau yang sering kita sebut dengan istilah BAB (buang air besar) merupakan proses alamiah yang rutin terjadi setiap harinya. Pengeluaran tinja bertujuan untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Bagaimana jika pengeluaran tinja tidak terjadi selama beberapa hari?

Jika ini terjadi, kemungkinan anda mengalami gangguan pencernaan,terlebih jika penahanan tinja terjadi selama lebih dari 1 minggu maka sudah dipastikan anda mengalami gangguan yang cukup serius, ini biasanya diakibatkan oleh kurangnya pengkonsumsian makanan berserat atau kurang minum air yang menyebabkan tinja mengeras dan tertahan di dalam tubuh. Dalam medis ini dinamakan sembelit.

Bagaimana cara mengatasi sembelit? tergantung berapa tingkat keparahannya. Jika penahanan tinja baru 2-4 hari pengobatannya bisa dengan memperbanyak minum dan buah-buahan yang kaya akan serat seperti pepaya, pisang dan masih banyak lagi. Hindari pula pengkonsumsian makanan yang dapat memperburuk penahanan tinja seperti makanan berlemak sejenis junk food, gorengan, minuman alkohol dan sejenisnya.

Kita mungkin sudah tidak heran lagi dengan permasalahan yang satu ini benar? Sembelit merupakan kasus umum yang sering terjadi, ini merupakan hal yang wajar mengingat produk makanan zaman sekarang yang notabene tidak sehat. Selain sembelit, muncul juga gejala lain seperti BAB disertai darah yang resikonya lebih berbahaya lagi.

Apa penyebab BAB berdarah?

Pengeluarkan tinja disertai darah disebabkan oleh banyak faktor. Kemungkinan pertama, Fissura Ani, yakni robekan pada lapisan anus bagian dalam sehingga ketika feses keliar darah pun ikut keluar bersamaan. Apa yang menyebabkan ini terjadi? masih berhubungan dengan sembelit, karena penahanan tinja di dalam perut yang terlalu lama, membuat tekstur tinja menjadi lebih keras sehingga sulit dikeluarkan, ketika dikeluarkan dengan paksa maka terjadilah perobekan lapisan anus yang membuat tinja keluar bersamaan dengan darah.

Kemungkinan kedua, terinfeksi penyakit wasir. Wasir disebabkan oleh pembesaran pembuluh darah vena yang menjadi rapuh pada daerah rektum(sisi dalam dari anus) sehingga mudah berdarah.

Bagaimana cara membedakan Wasir dan Fissura Ani?

Keduanya memiliki gejala yang sama yakni mengeluarkan darah bersamaan dengan keluarnya tinja yang terkadang disusul dengan pengeluaran darah segar setelahnya atau selama proses pengeluaran tinja. Jika anda mengalami hal ini mungkin fikiran anda langsung tertuju pada salah satu penyakit yang lekat sekali dengan gejala ini yakni wasir.

Seperti yang telah saya paparkan sebelumnya bahwa ada dua kemungkinan selain wasir yakni fissura anus atau perobekan lapisan anus. Karena gejalanya hampir sama, mungkin anda akan berfikir ”bagaimana cara membedakannya”? Caranya dengan mendeteksi bagian lubang anus apakah ada benjolan atau tidak.

Benjolan wasir akan terasa bila anda merabanya bahkan untuk taraf selanjutnya gejala wasir akan semakin parah yakni timbul sakit yang menyiksa ketika duduk karena adanya benjolan tersebut. Sebenarnya, penyebab BAB berdarah tidak hanya di sebabkan oleh dua masalah ini, masih banyak penyebab-penyebab lain yakni komplikasi wasir, peradangan tukang lambung, dan masih banyak lagi. Bahkan, beberapa orang sering berfikir bahwa ini adalah tanda dari penyakit kanker usus, benarkah?

Penting untuk dilihat

Cara mengobati wasir yang sudah kronis tanpa operasi

BAB berdarah tanda kanker usus, benarkah?

Kita mungkin terlalu akrab dengan penyakit kanker sejenis kanker payudara, kanker hati, kanker kulit, kanker serviks yang merupakan jenis-jenis kanker yang paling populer. Lalu bagaimana dengan kanker usus? ternyata, salah satu organ pencernaan ini bisa beresiko penyakit kanker juga lho, mungkin setahu kita penyakit pencernaan hanya berbatas pada penyakit lambung, maag, sembelit, wasir dan sejenisnya.

Nah ternyata tidak, untuk kasus yang lebih parah bahkan bisa menyebabkan kanker usus besar, ini mungkin saja lanjutan dari penyakit pencernaan sebelumnya.Kanker usus merupakan jenis kanker yang menyerang usus besar atau bagian terakhir pada sistem pencernaan manusia. Yang jadi pertanyaan.

”benarkah kanker usus menimbulkan gejala bab berdarah?” dan jawabannya adalah ”Ya, benar” kanker usus bisa saja menimbulkan gejala tersebut tetapi tidak semua orang mengalaminya, sebagian orang tidak mengalami gejala ini, yang lebih menonjol adalah gejala sakit perut yang sangat menyiksa.

Intinya, BAB berdarah bisa saja merupakan salah satu tanda gejala kanker usus, namun gejala ini tidak bisa diperkuat untuk menyatakan bahwa seseorang telah terkena kanker usus. Hal ini disebabkan karena gejala ini masih belum pasti dimiliki kanker usus sebagai gejala utama. Jika anda masih bingung dengan gejala yang anda alami ada baiknya jika anda segera memeriksakannya ke dokter untuk mencari tahu riwayat penyakit yang sebenarnya.

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *