Jelly Gamat Terbaru

Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa

Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa,- Hampir semua orang pernah mengalami gejala batuk batuk selama hidupnya. Karena memang gejala ini sangat umum dan bisa di derita oleh siapa saja dengan faktor penyebab yang terkadang tidak di sadari. Namun semua sepakat jika gejala ini adalah hal yang sepele dan tidak perlu di khawatirkan. Memang sih, batuk biasa bisa reda hanya dalam beberapa hari saja, atau bahkan dalam beberapa jam. Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa

Tetapi perlu kamu tahu jika, tidak semua gejala batuk itu bisa dianggap sepele. Beberapa jenis batuk justru menandakan adanya infeksi berbahaya bahkan sampai mengarah ke komplikasi yang parah seperti paru-paru, dan lain sebagainya. Karena itu kita harus jaga kesehatan sebaik mungkin agar tidak terkena gejala yang lebih parah.  Nah, bagaimana cara agar tahu jika kita sedang mengalami gejala batuk yang tidak biasa? Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa

Bukan cinta saja yang tidak biasa, ternyata batuk juga bisa di bedakan pada jenis-jenis yang berbeda. Salah satu jenis batu berbahaya yang harus kamu waspadai adalah infeksi ”batuk rejan” merupakan jenis batuk kronis yang berdampak pada kesehatan yang sangat serius, bahkan untuk kasus yang parah. Secara rincinya akan di jelaskan bagaimana perbedaan batuk biasa dan batuk rejan. Simak tulisan ini sampai akhir. Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa


Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa


Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa

Batuk rejan atau yang medis kenal dengan istilah pertusis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada paru-paru dan saluran pernapasan yang mana penyakit sangat mudah sekali menular dan menyerang tubuh. Diketahui bahwa, penyakit ini juga dapat mengancam nyawa jika tidak segera diatasi. Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa

Apa penyebab batuk rejan? Batuk rejan disebabkan oleh infeksi bakteri bordetella pertussis yang menyebar melalui udara dan masuk pada saluran pencernaan seseorang. Kemungkinan bakteri tersebut datang dari salah seorang penderita yang akhirnya menyebar di udara dengan bebas dan menginfeksi seseorang.

Awalnya, saat pertama terinfeksi si penderita tidak akan merasakan gejala yang terlalu parah namun jika infeksi initelah menyebar bisa menyebabkan kondisi menjadi semakin kronis bahkan bisa mengancam nyawa. Tidak disangka sekali, penyakit yang mulanya terlihat sepele justru tengah mengancam kehidupan kita dengan sangat parah. Karenanya jangan sepelekan gejala sekecil apapun itu. Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa

Bagaimana cara membedakan gejala batuk biasa dan batuk rajan? Pada awal gejala nya hampir sama karena itulah  kebanyakan penderita batu rejan itu tidak peka kalau sebenarnya kesehatan dia sedang terancam. Namun itulah waktu yang paling tepat untuk mengobati agar infeksi tidak cepat menyebar. Jadi saat gejala awal batuk-batuk langsung obati dan konsultasi ke dokter, ini lebih baik. Daripada menunggu gejala yang lebih parah lagi sehingga pengobatan pun akan menjadi sulit.

Berikut tahap-tahap munculnya gejala batuk rejan ;

  • Masa gejala awal. Saat di kondisi ini atau awal mula infeksi kamu hanya akan mengalami beberapa gejala umum seperti bersin, mata berar, nyeri tenggorokan, batuk ringan sampai demam. Bisa berlangsung selama 1-2 minggu (tergantung keparahan dan penanganan)
  • Masa paroksismal (tahap kedua) ini menurutku adalah masa perkecohan dimana semua gejala pada masa ini menjadi sembuh. Namun satu yang tidak sembuh yakni gejala batuk. Batuk ngohroh akan terus bertambah parah dan tidak terkontrol. Tapi saat di masa ini kadang orang berfikirnya ah tinggal batuk aja nanti juga sembuh. Oke lanjut. Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa
  • Tahap ketiga. Inilah masa-masa terbaik bagimu untuk mendapat perawatan, karena kondisi kesehatanmu agar bergantung kepada cocok atau tidaknya pengobatan yang diberikan. Kalau teledor sampai tidak mengobati bisa membuat kamu mengalami muntah dan kelelahan yang teramat parah.

Batuk rejan dan batuk biasa tentu mengalami perbedaan yang signifikan, dan bisa kamu rasakan sendiri saat-saat gejala terjadi. Untuk mencegah terjadinya kondsi yang semakin parah saat mengalami gejala batuk lebih dari 3 hari berturut-turut segera lakukan pengobatan secepat mungkin. Jangan anggap sepele suatu gejala karena bisa membuat kondisi tubuhmu terancam jika tidak melakukan pengobatan yang tepat. Apa Bedanya Batuk Rejan Dan Batuk Biasa

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *